Sunday, September 30, 2012

Komitmen Orang yang Dicintai



Sintia: “dahulu, teman saya yang kebetulan saya suka padanya pernah berkata bahwa dia tidak ingin berpacaran karena pacaran itu banyak dosanya. Namun kini ia sedang menjalin hubungan dengan teman yang dulu pernah sekelas dengan saya, tentulah saya mengenal perempuan tersebut. Mengetahui hal tersebut hati saya sangat sakit dibuatnya. Mengapa doni, lelaki yang dulu saya cintai hingga sekarangpun saya mencintainya berpacaran dengan teman saya sendiri, winda?”
Ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkan doni melakukan hal tersebut. Tapi yang saya coba bahas disini adalah 3 kemungkinan. Pertama, Lupa dengan kata- katanya dulu, lalu terpengaruh oleh lingkungan dan yang terkahir memang ada keinginan dari dalam diri.
Yang pertama, Jika benar ia lupa dengan kata- katanya dulu, kamu bisa menjadi pengingatnya kembali. Kebanyakan  remaja bahkan dewasa jika berada dalam kondisi sintia diatas biasanya memegang ucapan seseorang yang ia suka lalu ketika seseorang tersebut melanggarnya atau lupa, sinta langsung menandai lelaki tersebut sebagai lelaki yang tidak komitmen dengan kata- katanya bahkan yang lebih parah jika sintia memiliki pengalaman selalu tersakiti oleh lelaki bisa jadi sintia menandai semua laki- laki adalah sama dan akhirnya menjadi penyuka sesama jenis (ironis).

Maka dari itu, disinilah fungsi dari sosialisasi, teman, dan perbedaan. Jikalau benar ia lupa dengan kata- katanya dulu, sintia bisa mengingatkannya. Memang tak semudah yang dikatakan tapi jangan menjadi rem ilegal yang mengurungkan niat untuk mengingatkan teman sintia karena mungkin ini adalah kesempatan atau memang benar ini kesempatan. 

“lalu bagaimana jika mereka mengatakan saya ikut campur? Atau pacarnya menganggap saya cemburu?”. 

Cobalah menjelaskan niat kamu, katakan padanya atau pada mereka “saya hanya ingin mengingatkan kamu doni, karena dulu kamu pernah bilang kamu tidak ingin berpacaran karena banyak menimbulkan dosa. Saya coba kembali mengukuhkan kata- kata kamu yang dulu, jika ini mengganggu kamu. Saya sebagai teman kamu minta maaf”. 

Hal ini menunjukkan bahwa setidaknya sintia dengan prasangka negatifnya dan pengalaman yang ia dengar dari teman atau yang ia lihat dari sinetron televisi tidak menghentikan gerak langkahnya. Karena jika ia terhenti, besar kemungkinan sintia menjadi pribadi yang kemajuannya tehambat.
Selanjutnya, lingkungan juga dapat mempengaruhi prinsip seseorang entah makin memperkokoh atau membuatnya roboh. Untuk kasus yang satu ini bisa jadi doni berpacaran lantaran melihat teman- temannya banyak yang berpacaran, hasutan orang- orang sekitar, atau karena persaingan dengan teman- temannya seperti kompetisi siapa yang lebih hebat. 

Tentunya ini jelas- jelas mempermainkan perasaan perempuan. Jikalau ini dilakukan tidak oleh satu, sepuluh, atau, ratusan, bahkan ribuan laki- laki bisa jadi hampir semua manusia menjadi penyuka sesama jenis (ironis). Bagi mereka yang pernah melakukan ini, mungkin artikel “agar tidak terpengaruh lingkungan” dapat bermanfaat bagi mereka khususnya penulis. 

Dan yang terkahir jikalau ia berpacaran karena keinginannya sendiri yang kuat mungkin karena sesuai kriteria atau alasan lain, tetaplah kita mengingatkan. Namun jika ia tetap pada keinginannya, doakanlah sesuatu yang baik untuk mereka.
inti dari semuanya adalah, jikalau kita melihat mereka atau siapaun dan hati kita merasakan ketidak sesuaian maka coba sampaikan lah pada mereka atau pada orang- orang yang kita percaya. saling mengingatkan, berfikir positif tentu tidak berprasangka negatif, olah pengalaman (ambil yang baik, buang yang buruk), dan tetap berdoa untuk ketenangan jiwa. Ini opiniku, bagaimana dengan kamu? :)
terimakasih, semoga bermanfaat.

Opini terkait dengan "Komitmen Orang yang Dicintai"
>> Ingin Memiliki Sikap Dewasa 

Tingkatkan kualitas hidupmu dengan mengetahui opini lainnya disini.

No comments:

Sebarkan untuk dunia yang lebih baik